Rabu, 15 Februari 2012

Kekuatan Motivasi...



Saya meyakini kebanyakan orang sebenarnya tahu apa yang harusnya dilakukan untuk meningkatkan kehidupan mereka. Sebagian dari mereka juga mungkin tahu apa yang harus dikerjakan untuk meraih apa yang mereka inginkan. Bahkan kalau Anda coba bertanya pada orang-orang yang ada di pinggir jalan, “Kira-kira apa yang harus dilakukan untuk dapat meraih keberhasilan?” maka saya yakin kemungkinan besar Anda bisa mendapatkan jawaban yang benar. Tetapi yang jadi pertanyaan adalah mengapa mereka sendiri tidak melakukannya? Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya motivasi atau ketidakmampuan untuk memotivasi diri sendiri.

Inilah yang menjadikan motivasi adalah bagian penting dalam suatu pencapaian khususnya dalam berbisnis. Karena semakin besar suatu pencapaian bisnis yang diinginkan, maka semakin besar pula motivasi yang dibutuhkan. Motivasi diri yang akan mendorong Anda untuk memulai dan melakukan suatu tindakan. Selain itu juga motivasi menciptakan daya gerak yang tidak kelihatan namun begitu dahsyat. Sebagai contoh, pernahkah Anda bayangkan betapa kecilnya hal yang diperlukan untuk mencegah suatu kereta api yang belum dijalankan agar tidak bergerak? Cukup hanya dengan meletakkan sepotong balok kayu setebal 10 cm di depan masing-masing roda maka kereta api sudah dapat tidak bisa bergerak. Namun jika kereta api tadi sedang melaju dengan kecepatan 60 mil per jam, ia bahkan mampu menabrak tembok beton bertulang setebal 2 meter! Mungkin seperti itulah gambaran dari sebuah kekuatan motivasi.
Zig Ziglar seorang motivational speaker yang ternama, suatu waktu pernah dihampiri seorang pria dan dikritik. Pria itu berkata, “Kalian para pembicara motivasi hanya bisa datang memompa semangat dan memotivasi orang dan kemudian kalian tinggalkan dan tidak lama motivasi itu juga hilang dengan sendirinya” Namun Zig Ziglar menjawab dengan luar biasa, “Bukankah itu juga terjadi setelah kita mandi biasanya tidak lama kemudian kita menjadi kotor lagi, dan kita berpikir merupakan hal yang baik untuk tetap mandi setiap hari.”

Saya sangat setuju akan hal ini bahwa motivasi tidaklah selalu bertahan selamanya. Bagaimanapun juga kita harus memperbaharuinya setiap hari. Mengikuti seminar motivasi bukanlah hal yang buruk, namun kita harus menyadari bahwa pembicara motivasi tidaklah selalu mendampingi dan menyemangati Anda. Jika Anda ingin tetap termotivasi setiap saat maka kita yang bertanggung jawab untuk menciptakan motivasi itu. Filsuf Yunani, Socrates berkata, “Untuk menggerakan dunia kita harus lebih dahulu menggerakan diri kita sendiri.” Marilah kita melihat apa yang bisa dilakukan suatu kekuatan motivasi:
  1. Motivasi adalah langkah pertama ke arah pencapaian.
    Motivasi adalah kunci yang membuka pintu untuk menuju pencapaian Anda. Motivasi adalah apa yang membuat Anda mulai melangkah, sedangkan komitmen adalah apa yang membuat Anda terus melangkah. Sekelompok team sales yang dimotivasi biasanya pencapaiannya lebih tinggi dibanding para sales yang hanya dibiarkan jalan sendiri. Seorang pelajar yang memiliki motivasi belajar tentu lebih baik dibanding tidak memiliki motivasi. Begitu juga menjalankan bisnis dengan penuh motivasi yang tinggi tentu lebih baik dibanding hanya dengan motivasi yang rendah.
  2. Motivasi meningkatkan kemauan
    Orang biasanya gagal bukan karena kurang kemampuan atau kurang pengetahuan, melainkan biasanya karena kurang kemauan. Dengan adanya motivasi dalam diri seseorang maka kemauan seseorang dapat ditingkatkan. Orang-orang yang cukup termotivasi biasanya akan menemukan kekuatan kemauan muncul dalam diri mereka. Kemauan yang kuat ini akan menjadi dorongan yang kuat dalam berbisnis.
  3. Motivasi memberikan tenaga extra
    Kita sering menyebut orang lain bertenaga tinggi atau bertenaga rendah berdasarkan seberapa banyaknya hal yang mereka lakukan. Menurut saya mungkin  lebih tepat jika kita menyebutkan mereka mempunyai motivasi tinggi atau motivasi rendah. Jika Anda mempunyai motivasi, Anda pasti mempunyai tenaga ekstra. Motivasi memberi Anda kekuatan untuk melakukan banyak hal. Motivasi adalah alasan mengapa selalu ada hal-hal yang saya ingin kerjakan, orang-orang yang saya ingin temui, dan sasaran-sasaran yang ingin saya capai.
  4. Motivasi adalah dasar untuk keunggulan
    Motivasi bisa mengubahkan seseorang dari keadaan biasa-biasa menjadi unggul. Pemimpin hak asasi manusia, Marthin Luther King Jr. menegaskan, “Jika seseorang belum menemukan sesuatu yang untuknya ia mau mati, ia tidak layak untuk hidup.” Saat anda menemukan tujuan hidup Anda, Anda menemukan motivasi. Dan saat Anda menemukan motivasi, Anda bisa mencapai keunggulan.
  5. Motivasi adalah kunci menuju keberhasilan
    Saya membaca tentang dua ratus eksekutif yang ditanya tentang apa yang menjadikan orang berhasil. Kualitas nomor satu yang mereka sebutkan bukanlah skill melainkan antusiasme, dan sebagian besar dari mereka mengakui bahwa perlu ada suatu api motivasi dalam diri manusia untuk mencapai keberhasilan. Kita dapat melihat bagaimana para pebisnis yang sukses menjalankan usahanya, biasanya motivasi adalah salah satu faktor dibalik keberhasilan mereka
“Motivasi adalah seperti api dari dalam. Jadi Anda yang bertanggung jawab penuh untuk menyalakannya. Apabila Anda berharap orang lain yang menyalakan untuk Anda, kemungkinan apinya hanya menyala sebentar.” 
(Haryanto Kandani)


Focus On Personal Development


Kalau Anda naik pesawat terbang maka pasti akan ada petunjuk penggunaan masker oksigen. Petunjuk tersebut yang memberitahukan bahwa apabila terjadi keadaan darurat, maka Anda harus mengenakan masker oksigen Anda terlebih dahulu dan kemudian apabila jika Anda membawa anak kecil Anda dapat mengenakan masker oksigen tersebut ke mereka. Dengan kata lain Anda harus memperlengkapi diri Anda sendiri sebelum mempelengkapi orang lain.

Filosofi ini berlaku sama dalam kehidupan yaitu kunci untuk menolong orang lain adalah dengan menolong diri Anda sendiri terlebih dahulu. Jadi kontribusi atau hadiah terbaik yang dapat kita berikan pada orang lain dan diri sendiri, adalah dengan meraih peningkatan secara pribadi dalam hal personal development (pengembangan diri).
Hadiah terbaik bagi karyawan Anda adalah dengan menjadi pimpinan yang lebih baik. Hadiah terbaik bagi anak Anda adalah saat Anda menjadi orangtua yang lebih baik. Atau hadiah terbaik bagi diri Anda sendiri adalah dengan terus berkembang menjadi orang yang lebih baik.
Berfokus pada bidang pengembangan diri akan membuat Anda dapat terus meraih lebih banyak hal. Karena jika Anda berkembang menjadi pribadi yang lebih baik maka ini akan menarik banyak kesempatan dalam hidup Anda. Sebagai contoh jika Anda menjadi lebih kreatif tentunya ini dapat menarik banyak keuntungan atas kreatifitas Anda. Atau jika Anda menjadi lebih bijaksana tentunya akan memampukan Anda mengambil keputusan-keputusan yang tepat dalam bidang pekerjaaan Anda.
Beberapa perusahaan juga secara rutin menjalankan program personal development bagi karyawannya, karena mereka tahu saat sumber daya manusianya berkembang maka kinerja dan produktivitasnya juga dapat turut meningkat. Khususnya di bidang asuransi, multilevel marketing, atau agen properti biasanya personal development sudah menjadi program wajib. Berbagai program dirancang khusus untuk memampukan seseorang meraih target penjualan yang diberikan
Keberhasilan adalah sesuatu hal yang dapat Anda raih dengan mengutamakan secara konsisten pengembangan pribadi Anda. Dan setelah Anda meraih banyak hal dalam hidup ini, pencapaian itu harus menjadi suatu hadiah yang terbaik bagi diri Anda sendiri dan orang lain. Semua pencapaian Anda juga harus bermakna dan bermanfaat bagi banyak orang.
Keberhasilan adalah sesuatu hal yang dapat Anda raih dengan mengutamakan secara konsisten pengembangan pribadi Anda. Dan setelah Anda meraih banyak hal dalam hidup ini, pencapaian itu harus menjadi suatu hadiah yang terbaik bagi diri Anda sendiri dan orang lain. Semua pencapaian Anda juga harus bermakna dan bermanfaat bagi banyak orang.

(dikutip dari: www.motivatorindonesia.com)

Selasa, 14 Februari 2012

akibat kekurangan dan kelebihan vitamin B6 (Piridoksin)


EFINISI
Vitamin B6 adalah nama generik untuk:
  • Piridoksin
  • Piridoksal
  • Piridoksamin.
Vitamin ini diperlukan sebagai katalisator pada reaksi yang melibatkan asam amino dalam sel darah, sel otak dan sel kulit.

KEKURANGAN VITAMIN B6

Kekurangan vitamin B6 terjadi karena penyerapan yang buruk dalam saluran pencernaan atau pemakaian obat-obat yang menguras cadangan vitamin B6 dalam tubuh (misalnya isoniasid, hidralazin dan penisilamin). Kekurangan vitamin ini juga terjadi pada penyakit keturunan yang menghambat metabolisme vitamin B6. Penyakit ini dapat menyebabkan keterbelakangan mental yang berat, kejang dan
anemia yang sulit dikoreksi.
Kekurangan vitamin B6 pada bayi dapat menyebabkan kejang dan
anemia. Pada dewasa akan timbul dermatitis, kerusakan saraf (neuropati) dan kebingungan.

Gejala lainnya berupa:
- luka kemerahan yang terbuka pada lidah
- sudut mulut yang pecah-pecah
- mati rasa dan rasa tertusuk jarum di tangan dan kaki.

Untuk membantu diagnosis dilakukan pemeriksaan darah. Diberikan vitamin B6 dosis tinggi (10-20 kali dosis harian yang dianjurkan), sampai gejala mereda. Pada penyakit yang diturunkan, dibutuhkan dosis yang lebih tinggi.

KELEBIHAN VITAMIN B6

Vitamin B6 dosis tinggi (500-3000 kali dosis harian yang dianjurkan) diberikan untuk mengobati
sindroma tunnel karpal atau ketegangan premenstrual, bisa menyebabkan kerusakan saraf yang hebat, dimana terjadi kerusakan sebagian urat saraf tulang belakang, yang bisa menimbulkan kesulitan dalam berjalan. Penyembuhan pada keadaan ini berjalan lambat dan kesulitan dalam berjalan bisa menetap setelah pemakaian vitamin B6 tambahan dihentikan. 

dikutip dari: www.spesialis.info

Senin, 13 Februari 2012

Air Sumur Kehidupan




water1-300x216
Kehidupan memang penuh dengan perjuangan untuk mencapai suatu cita cita, angan dan harapan. Sehingga kita kadang menjadi manusia yang buas dengan harta, kita menjaga bagai harimau menjaga santapan dikala kelaparan. Itu bukanlah munafik, tapi suatu realita sifat manusia yang lebih buas akan harta dan kemewahan.

Kita tidak tau mana batasan sukses, mana batasan berhasil, mana tingkat kaya, mana tingkat miskin, bahkan untuk menentukan level miskin saja dunia kebingungan. Semua dibatasi dengan benang semu. Kalau benang merah kita masih bisa melihat jelas, tapi disini kita tak dapat melihat lagi mana batasan benang tersebut, benangnya saja kita tidak dapat lihat, apalagi batasannya.
Namun kita tidak bisa memungkiri bahwa manusia butuh kebersamaan untuk berhasil, tidak ada satu orangpun di dunia ini dapat hidup tanpa bantuan orang lain, apalagi untuk mencapai tingkat sukses, atau bahagia, ataupun berhasil. Dengan kata lain manusia adalah makhluk sosial.

Sebagai makhluk sosial, manusia pasti berinteraksi satu sama lain, saling kerja sama, saling bantu, saling menolong, atau saling apapun itu namanya adalah untuk kepentingan bersama atau kepentingan orang lain ataupun untuk kepentingan diri sendiri, yang mana ketiganya saling keterkaitan atau saling ketergantungan.
Saling tolong menolong untuk kepentingan diri sendiri, sudah pasti semua orang mau, walau memang masih ada orang nyentrik tidak mau ditolong dengan alasan mandiri, hingga kewalahan sendiri. Dan tipe ini sangat sulit untuk maju, dan biasanya kurang senang dengan kesuksesan orang lain.
Saling tolong untuk kepentingan bersama, nah disini sudah mulai muncul watak watak asli manusia, yang mempunyai sejuta alasan untuk menghindar, tapi kita tetap percaya masih banyak orang yang sangat ikhlas hingga ke level ini. Dimana sangat sulit sekali untuk merealisasikan suatu kegiatan bersama dalam mencapai tingkat keberhasilan sukses. Kecuali kalau digabung dengan saling tolong untuk bersama terutama untuk sendiri.

Nah ini dia nih, Saling tolong untuk kepentingan orang lain, waduh gimana ya manusia sebagai makhluk sosial kadang menganggap ini menjadi hal sial, misalnya untuk bantu orang lain kebanyakan diantara kita akan keberatan dan kadang merasa menjadi terganggu. Yah katanya sih hal itu lumrah, sehingga kita tak siap untuk bantu orang lain. Sebagai contoh kita lihat saja di acara acara televisi sebagai reality show, dimana untuk memperoleh suatu bantuan pertolongan akan sangat sulit di dapat.
Untuk itu aku ingin menyampaikan suatu makna kehidupan, yang mungkin anda sepakat, atau mungkin ragu, atau mungkin no comment, atau bahkan tak sepakat, Nah agar tidak sulit untuk beragumentasi, pandangan ini tidak saya tujukan bagi yang tidak sepakat, saya hanya menyampaikan bagi yang tidak sepakat, atau ragu atau no comment, agar direnungkan saja.

Makna kehidupan bagaikan air sumur, yang saya sebut AIR SUMUR KEHIDUPAN, dimana setiap orang sudah mempunyai sumur masing masing, dimana besar sumur setiap orang adalah berbeda beda, dan bahkan besar mata airnya juga pasti tidak sama ada yang menetes dan bahkan ada yang mumbul mumbul, kita tahu bahwa sumur itu mempunyai level tertentu, dimana dia mempunyai batas tertinggi dan juga batas terendah. Hal ini akan silih berganti antara musim hujan dan musim kemarau.
AIR SUMUR apabila dipakai oleh satu orang, air nya tidak akan meluber sampai ke atas, dan apabila tidak dipakai juga dia akan tetap segitu. Dan apabila dipakai oleh satu kampung, mungkin dia akan menurun tetapi pada pagi hari dia telah kembali seperti semula, seperti tidak pernah dipakai, demikian juga dengan AIR SUMUR KEHIDUPAN, apabila kita memakai sendiri kekayaan kita akan tetap segitu, tidak akan mungkin sampai meluber, kecuali yang mempunyai sumber air umbul, yang sudah pasti mengalir seperti sungai, dimana darma sosialnya mengalir kemana mana tanpa terbendung, ini tidak masalah.

Nah kembali pada yang mempunyai sumber sumur, perlu kita ingat bahwa apabila kita bersosial dengan royal, yakinlah bahwa kekayaan Anda tidak akan terkuras, dia akan kembali kelevel mana kita telah dipersiapkanNya, tapi ingat sumur Anda jangan Anda jebol untuk bantu orang lain sehingga sumur Anda jadi rusak dan tak berfungsi lagi. Contohnya, Anda membantu orang yang tidak mau bekerja, sehingga apapun bentuk pertolongan Anda akan sia sia adanya. Tapi bantulah yang pantas dibantu.

Jadi sebagai seorang dermawan tidak akan jatuh miskin karena ke dermawanannya, karena begitu banyak yang mendoakan kesuksesannya. Atau tidak ada orang yang kaya raya karena kekikirannya, tapi karena kegigihannya. Mungkin ini tidak dapat dimaklumi bila Anda tidak merenungkan, sekali lagi menjadi bersifat sosial bukan berarti memberikan sumur Anda pada orang lain ataupun menjebol sumur Anda. Tapi berikanlah porsi sesuai dengan mata air dalam sumur kehidupan Anda
Note :
Mari sikapi kehidupan ini,  syukuri apa yang diperoleh sehingga kita dapat memahami dan menjalankannya

(dikutip dari : My Inspiration.com)

Minggu, 12 Februari 2012

No give up, you not failed...


Derek Redmond (atlet Inggris kelahiran tahun 1965) mengikuti lomba lari cepat 400 meter di Olimpiade Barcelona, 1992. Lomba pun di mulai dan semua peserta termasuk Derek, berlari dan berusaha untuk mencapai posisi pertama. Tetapi, di saat menempuh jarak 150 meter, Derek tiba-tiba merasakan sakit pada kakinya, ia merasa kakinya seperti terbakar. Ia terjatuh dan lututnya terluka. Ia terdiam di tempat, sedangkan peserta lainnya sudah jauh meninggalkannya.
Tidak ingin menyerah, dan bertekad untuk menyelesaikan perlombaan tersebut, ia bangkit dan melanjutkan lombanya. Dengan langkah yang tidak sempurna, dan menahan sakitnya, ia terus berusaha untuk melanjutkan lomba itu. Tiba-tiba, seorang pria memasuki area lomba dengan menerobos petugas keamanan dan lari mendekati Derek. Pria tersebut mendekati dan merangkul Derek. Lalu Derek menangis dan memeluk pria tersebut, yang ternyata adalah ayahnya.
“Kamu tidak perlu melakukan hal seperti ini,” katanya pada putranya.
“Ya, saya perlu”, balas Derel.
“Yah kalau begitu, mari kita selesaikan bersama!”
Bersama-sama, ayah dan anaknya melanjutkan perlombaan itu.
Ketika jarak tinggal sedikit lagi untuk mencapai garis finish, sang ayah membiarkan Derek untuk menyelesaikan perlombaan tersebut. Di saat Derek menyelesaikan lomba tersebut dengan melewati garis finish, lebih dari 65.000 penonton berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah untuk Derek dan ayahnya.
***

Kisah pelari yang sangat menginspirasi. Hidup kita bagaikan perlombaan tersebut. Tidak semua hal terjadi sesuai dengan keinginan kita. Di saat kesulitan menghampiri, apa yang anda lakukan? Menyerah dan tidak menyelesaikan perjalananmu atau bangkit walaupun terjatuh dan terluka?
Tidak mudah memang, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Derek bisa saja menyerah karena kesakitan, kelihatannya tidak mungkin untuk menyelesaikan lomba itu dalam keadaan kaki yang kesakitan; dia pun sudah tertinggal jauh oleh pelari yang lain. Tetapi, Derek tidak memilih untuk menyerah, dengan menahan kesakitan, ia tetap berusaha untuk menyelesaikan lomba tersebut. Ia tidak peduli kalah atau menang, tetapi ia hanya ingin menyelesaikan lomba tersebut.

Dan dukungan sang Ayah yang tidak berbicara banyak namun kehadirannya memberitahu kepada Derek bahwa ayahnya ada untuknya dan memberikan dorongan kepadanya. Itu menjadi sebuah kekuatan bagi Derek untuk lebih semangat lagi menyelesaikan lomba tersebut.

Semangat Derek yang tidak memilih untuk menyerah memberikan inspirasi kepada kita, khususnya dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari. Derek tidak menginginkan sebuah kekalahan, begitu juga dengan kita. Tetapi, sekali lagi, tidak semua hal terjadi sesuai dengan keinginan kita. Tetapi, itu tidak berarti kita gagal. Karena di saat kita memilih untuk tidak menyerah, kita tidak gagal.

Things don’t always work out the way you’d like, but, when you don’t give up, you can not fail!!
Tersenyumlah dan Bersyukurlah

(dikutip dari: TopMotivasi.com)

Kisah Sukses : Taufik, Profesor di AS yang Jadi Favorit Mahasiswanya


Kemunculannya di cover majalah EeWeb September 2011 memancing rasa penasaran. Tak biasanya orang Indonesia muncul di cover majalah Amerika Serikat dan mendapat peliputan dalam topik utama “Interview”. Tak sembarang orang yang bisa mendapat kesempatan tersebut. Namun itulah yang didapat Prof. Taufik, pria kelahiran Jakarta, 13 September 1969.

Taufik kini mengajar di California State Polytechnic, AS, dan menjadi profesor di sana. Dalam profilnya di universitas itu, tampak bahwa ia memang bukan orang sembarangan. Dalam daftar penghargaan yang pernah ia terima terdapat 33 awards dari berbagai kategori. Dari sana juga bisa dilihat, Taufik tak hanya seorang profesor muda yang dari keilmuannya diakui, tetapi juga ‘gaul’ dan disukai para mahasiswanya. Lihat saja macam penghargaannya. Selain dinobatkan sebagaiBest Overall Professor di Cal Poly tahun 2007, ia juga dianugerahi gelar sebagai Best Story Teller Professor, Most Humorous Professor, Favourite Professor, dan sebagainya.
Dalam wawancaranya di majalah tersebut, profesor bidang elektronik yang juga direktur di Electric Power Institute, AS, itu menyebutkan bahwa kesukaannya pada bidang ini dialami sejak SMA di Jakarta. Pada saat itulah, lelaki yang menjadi pelajar terbaik SMA di angkatannya itu, mulai mengenal circuit elektronik. “Dari sinilah saya mengenaldan tertarik ke bidang rekayasa (engineering),” katanya. Kecintaannya pada bidang ini makin kuat ketika ia kuliah di AS.
Taufik menamatkan sekolahnya di SMAN 13 Jakarta pada tahun 1989. Setelah itu mendapatkan beasiswa dari pemerintah Indonesia untuk melanjutkan sekolah di Nothern Arizona University. “Alhamdulillah inilah kesempatan pertama saya belajar di luar negeri,” kata Taufik, seperti ditulis Kabarinews.com. Tahun 1993 gelar Bachelor in Science pun ia raih dengan predikat Cum Laude. Ia mengambil bidang Computer Science di jurusan Electrical Engineering di universitas itu.
Tanggung karena sudah berada di AS dan sayang jika buru-buru pulang, Taufik melanjutkan sekolah lagi ke jenjang S2 dan S3. S2-nya ia ambil di University Illinois of Chicago, juga melalui program beasiswa. Ia meraih gelar Master pada tahun 1995 di bidang Electrical Engineering. Lalu S3-nya ia ambil diCleveland State University dan meraih gelar Doktor pada tahun 1999.

Selama mengejar gelar Doktor, Taufik bekerja sebagai konsultan teknik di beberapa perusahaan. Bahkan dia sempat bekerja selama satu tahun sebagai Engineer di Allen-Bradley, sebuah perusahaan besar yang bergerak dibidang automation industry. Setelah itu ia bekerja di beberapa perusahaan yang bergerak di bidang engineering, antara lain di Rantec Power, San Diego Gas & Electric, dan di APD Semiconductor. Setelah itu, ia mulai mengajar di Cal Poly State University. Di universitas ini ia mengajar berbagai ilmu eletronik seperti Power Electronics Design, Modeling and Simulation of Power Converters, Control Systems, Motor Drives dan sebagainya.

Saat ini, kegiatannya adalah mengembangkan DC House (sistem pengaliran listrik ke rumah-rumah dengan metode direct current), serta mengumpulkan dana untuk bisa membangun DC House di Cal Poly dan Indonesia (tahun depan). Untuk itu, ia telah menjalin bekerja sama dengan beberapa dosen dari perguruan tinggi Indonesia.
Prestasi yang diraih Taufik di bidang elektronik sebenarnya berbeda dengan cita-citanya dulu. “Dulu saya bercita-cita jadi tentara, maklum, saya sekolah di SD yang dikelola oleh dan berlokasi di asrama Arhanud (Artileri Pertahananan Udara), jadi teman saya hampir semua anaknya tentara dan setiap hari saya melihat tentara,” katanya, pada suatu kesempatan. Namun sesuai dengan perkembangan waktu akhirnya ia kepincut ke bidang elektronik yang membawanya menjadi profesor muda di universitas AS.

Sumber: Kabarinews, IndonesiaProud, dan Eeweb

Sabtu, 11 Februari 2012

KETIKA AKU SUDAH TUA



Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula.
Mengertilah,bersabarlah sedikit terhadap aku.
Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu,
ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.
Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau
dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku.
Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu
kali kuceritakan agar kau tidur.
Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku.
Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi?
Ketika aku tak paham sedikitpun tentang tehnologi dan hal-hal baru, jangan
mengejekku.
Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap “mengapa” darimu.

Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk
memapahku.
Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.

Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk
mengingat.
Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau
disamping mendengarkan, aku sudah sangat puas.

Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka.
Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai
belajar menjalani kehidupan.

Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang
temani aku menjalankan sisa hidupku.
Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa
syukur, dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.

(dikutip dari: Artikel Motivasi.com)